Pencarian

23 Jiwa Terdampak Longsor di Mamasa dan Polman, BPBD Sulawesi Barat Siaga 24 Jam

Sabtu, 16 Mei 2026 • 22:28:00 WIB
23 Jiwa Terdampak Longsor di Mamasa dan Polman, BPBD Sulawesi Barat Siaga 24 Jam
BPBD Sulawesi Barat siaga 24 jam mengantisipasi dampak longsor di Mamasa dan Polman.

MAMUJU — Hujan deras yang mengguyur selama berjam-jam membuat tanah di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, menjadi labil dan longsor. Material bawaan arus sungai langsung menerjang permukiman warga hingga menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Peristiwa serupa juga terjadi di Dusun Katimbang, Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar (Polman).

Tiga Rumah Rusak Berat di Mamasa, Empat Unit di Polman Ikut Terdampak

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Mamasa, sebanyak tujuh kepala keluarga menjadi korban longsor di Kecamatan Aralle. Rincian kerusakan meliputi tiga unit rumah rusak berat, dua unit rusak sedang, dan dua unit lainnya rusak ringan.

Sementara di Polman, longsor sepanjang kurang lebih 70 meter terjadi setelah hujan deras berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.01 WITA. Empat rumah warga dilaporkan rusak. Dua di antaranya milik Muh Hasir dan Andi mengalami rusak parah, sedangkan rumah Armin dan Samsil rusak ringan.

Warga Mengungsi ke Rumah Keluarga, Kerja Bakti Manual Dijadwalkan Sabtu

Warga terdampak di Mamasa saat ini memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga masing-masing sembari menunggu kondisi dinyatakan aman. BPBD setempat telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Tagana untuk melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi.

Di Polman, pemerintah desa bersama aparat setempat dan Babinsa berencana melakukan kerja bakti secara manual pada Sabtu, 16 Mei 2026 untuk membersihkan material longsor yang menutupi akses dan permukiman.

Kalaksa BPBD Sulbar: Tim Asesmen Sudah Turun, Bantuan Bergerak ke Lokasi

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di kedua daerah sesuai arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

“Untuk kejadian di Aralle sudah ada laporan resmi dan bantuan juga sudah bergerak ke lokasi, bahkan kami sudah menurunkan dua orang tim asesmen. Sementara kejadian lain masih dalam tahap asesmen sehingga belum bisa dirilis secara resmi,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPBD Provinsi Sulbar tetap bersiaga 24 jam dan siap turun apabila terdapat permohonan bantuan dari pemerintah kabupaten maupun penetapan status tanggap darurat.

Warga Diminta Waspada, Curah Hujan Masih Tinggi

BPBD Kabupaten Mamasa mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari terakhir, potensi longsor susulan dan banjir bandang masih terbuka. Koordinasi antara BPBD provinsi, kabupaten, dan aparat setempat terus dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.

Bagikan
Sumber: indigonews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks