SULAWESI BARAT — itel A300+ resmi meluncur sebagai smartphone kelas Rp 2 jutaan dengan layar sekunder 2,01 inci di bodi belakang, baterai 7.000 mAh, dan RAM 6 GB. Perangkat ini juga membawa penyimpanan 128 GB, NFC, rating IP65, serta lolos uji ketahanan militer MIL-STD 810H. Kombinasi spesifikasi tersebut menjadikan A300+ salah satu opsi paling tidak konvensional di segmen entry-level Indonesia saat ini.
itel A300+ hadir sebagai penerus keluarga A series yang selama ini dikenal lewat harga terjangkau. Perangkat ini dirilis pada Oktober 2026 dan langsung membawa pembeda utama berupa layar kedua di area modul kamera belakang. Layar tambahan tersebut bukan sekadar pajangan, melainkan berfungsi untuk menampilkan notifikasi, kontrol media, pengaturan cepat, kalender, pintasan telepon, hingga pratinjau selfie menggunakan kamera belakang.
Layar Sekunder 2,01 Inci dan Fungsinya
Layar kedua berukuran 2,01 inci dengan resolusi 240 x 296 piksel dan refresh rate 30 Hz. Panel ini sudah dilapisi screen protector sejak dari kotak penjualan, sehingga pengguna tidak perlu mencari pelindung tambahan. Salah satu fungsi menariknya adalah kemampuan menerima panggilan telepon langsung dari layar sekunder.
Meski demikian, panggilan WhatsApp belum bisa diangkat lewat layar ini. itel juga belum menyediakan opsi kustomisasi di luar fungsi bawaan tersebut. Ada harapan fitur ini bisa diperluas lewat pembaruan software ke depan.
Spesifikasi Layar Utama dan Dapur Pacu
Layar utamanya berukuran 6,78 inci berpanel IPS dengan resolusi HD+ 1576 x 720 piksel. Refresh rate adaptifnya bisa mencapai 120 Hz, cukup tinggi untuk kelas harganya. Sayangnya, tidak ada sensor auto brightness, sehingga pengguna harus mengatur kecerahan secara manual.
Kecerahan layar tercatat sekitar 347 nits di kondisi indoor. Angka ini masih nyaman untuk pemakaian dalam ruangan, tetapi kurang optimal saat digunakan di bawah sinar matahari langsung. Tersedia dua mode warna, yakni Original dan Bright Colored, dengan cakupan gamut sekitar 94% sRGB dan 75% DCI-P3.
Desain layar sudah mengadopsi punch-hole untuk kamera selfie 8 MP dengan bukaan f/2.0 dan fixed focus. Perekaman video selfie dibatasi hingga 1080p 30 FPS. Bezel layar memang belum simetris, tetapi masih wajar untuk segmen harga ini.
Kamera Belakang dan Fitur Fotografi
Modul kamera belakang menampung kamera utama 13 MP dengan bukaan f/1.8 dan auto focus. Perekaman video juga dibatasi di 1080p 30 FPS. Di area yang sama terdapat IR blaster dan LED flash.
Fitur kamera yang tersedia mencakup Dual Video, Slow Motion, Panorama, mode Pro untuk foto, Documents, dan Time-Lapse. Kombinasi ini cukup lengkap untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari.
Desain, Daya Tahan, dan Baterai
Bodi itel A300+ mengusung desain flat di sisi depan, belakang, dan frame, dengan sudut melengkung. Materialnya polikarbonat untuk back cover dan frame. Dimensinya 168,22 x 79,62 x 8,75 mm dengan bobot 224 gram, tergolong berat namun wajar mengingat kapasitas baterainya.
Tersedia empat pilihan warna: Midnight Black, Sunset Gold, Frost Blue, dan Deep Cherry. Varian Deep Cherry tampil dengan nuansa burgundy yang mengingatkan pada smartphone kelas flagship.
Perlindungan bodi mencakup rating IP65 untuk ketahanan debu dan cipratan air segala arah. Perangkat ini juga lolos standar militer MIL-STD 810H, sehingga relatif aman dari jatuh tidak sengaja atau terkena air. Catatan penting, jangan sengaja menjatuhkan atau membawa perangkat ini berenang.
Baterai 7.000 mAh menjadi salah satu daya tarik utama. Kapasitas sebesar ini biasanya jarang ditemui di kelas Rp 2 jutaan. Charger bawaan berdaya 18 W, sementara konektivitas mencakup NFC dan slot triple SIM tray untuk dua nano SIM plus microSD.
Audio dan Kelengkapan Kotak
itel A300+ dibekali dua speaker dengan kualitas yang masih bisa dimaklumi untuk kelas harganya. Volume suara bisa ditingkatkan hingga 300%, tetapi kualitasnya menurun cukup signifikan di level tersebut. Fitur ini lebih cocok untuk panggilan video atau telepon via loudspeaker.
Untuk audio pribadi, tersedia audio combo jack 3,5 mm yang bisa dipakai dengan earphone berkabel, TWS, atau speaker eksternal. Di sisi kanan bodi terdapat tombol power yang merangkap fingerprint scanner dan tombol volume. Sisi atas diisi grill speaker, sisi kiri SIM tray, dan sisi bawah menampung audio jack, mikrofon, port USB-C, serta speaker.
Paket penjualan mencakup unit itel A300+, screen protector terpasang, charger 18 W, kabel USB A to C, case, SIM ejector, dan paket dokumen.
itel A300+ menyasar pengguna yang mencari smartphone dengan daya tahan baterai panjang dan fitur tidak biasa di harga terjangkau. Kehadiran layar sekunder menjadi pembeda yang jarang ditemui di segmen entry-level. Bagi pelaku bisnis digital, perangkat seperti ini memperluas basis pengguna smartphone murah dengan fitur NFC, yang relevan untuk adopsi pembayaran digital di Indonesia.