Pencarian

Poltekkes Mamuju dan Dinkes Polewali Mandar Validasi Data Imunisasi Kejar di 20 Puskesmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 07:46:31 WIB
Poltekkes Mamuju dan Dinkes Polewali Mandar Validasi Data Imunisasi Kejar di 20 Puskesmas
Jajaran Dinas Kesehatan Polewali Mandar, perwakilan puskesmas, dan tim peneliti Poltekkes Kemenkes Mamuju mengikuti kegiatan diseminasi, optimalisasi, dan validasi data sasaran imunisasi kejar.

POLEWALI MANDAR — Kegiatan bertajuk Diseminasi, Optimalisasi dan Validasi Data Sasaran Imunisasi Kejar itu dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Polewali Mandar, perwakilan puskesmas, serta tim peneliti dari Poltekkes Kemenkes Mamuju. Materi dipaparkan Wahidin dari Dinkes Polewali Mandar dan Irma Muslimin, M.Kes., dari Poltekkes Kemenkes Mamuju.

Wahidin membeberkan gambaran pelaksanaan imunisasi di 20 puskesmas se-Kabupaten Polewali Mandar. Paparan itu menjadi pijakan diskusi untuk melacak penyebab sasaran yang belum terjangkau dan menentukan wilayah yang butuh pendampingan lebih intensif.

Penolakan di Mapilli: Warga Ikut Arahan Tokoh Agama

Sesi diskusi bersama perwakilan puskesmas mengemuka soal pengalaman menghadapi penolakan imunisasi. Di wilayah Mapilli, sebagian masyarakat lebih mengikuti arahan tokoh agama. Edukasi dinilai perlu melibatkan majelis ulama, tidak cukup mengandalkan petugas kesehatan.

Di wilayah yang sama, sejumlah orang tua sempat menolak karena hoaks yang beredar di grup WhatsApp. Setelah dikumpulkan dan diberi penjelasan, sekitar 90 persen dari mereka akhirnya bersedia anaknya diimunisasi.

Petugas Puskesmas Masih Perlu Penguatan Pencatatan ASIK

Kepala Bidang Dinkes Polewali Mandar menegaskan sasaran INEY sejalan dengan program dinas, yakni menaikkan capaian imunisasi dan menurunkan angka stunting. Ia berharap hasil penelitian Poltekkes di Polewali Mandar diserahkan ke Dinkes agar bisa ditelusuri dan dicarikan solusinya.

Ia juga meminta jadwal pendampingan disampaikan lebih awal supaya dinas bisa menugaskan SDM yang tepat. Irma Muslimin menimpali, informasi rencana kegiatan mesti disampaikan jauh hari sebelumnya.

Irma mencatat sebagian petugas puskesmas masih perlu penguatan pemahaman, baik dalam pencatatan di ASIK maupun pencatatan manual. Dua hal itu menjadi titik rawan saat data sasaran hendak divalidasi.

Anak Tertinggal Imunisasi Jadi Prioritas Penjangkauan

Kolaborasi Poltekkes Kemenkes Mamuju dan Dinkes Polewali Mandar diakhiri dengan harapan bersama: data sasaran imunisasi semakin valid. Dengan begitu, anak-anak yang tertinggal imunisasi bisa segera dijangkau dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mandarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks