Pencarian

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Korban Hanyut di Sungai Maloso, Polewali Mandar

Minggu, 07 Juni 2026 • 12:48:31 WIB
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Korban Hanyut di Sungai Maloso, Polewali Mandar
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah bocah korban hanyut di Sungai Maloso, Polewali Mandar.

POLEWALI MANDAR — Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat akhirnya menemukan bocah korban hanyut di Sungai Maloso, Kabupaten Polewali Mandar. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah pencarian yang berlangsung sejak korban dilaporkan hilang.

Proses evakuasi berlangsung cukup alot karena arus sungai yang deras dan medan yang cukup sulit dijangkau. Tim SAR harus menyisir sungai sejauh lebih dari satu kilometer dari titik awal korban dilaporkan terseret arus.

Kronologi Singkat: Bermain di Pinggir Sungai, Terseret Arus Deras

Peristiwa nahas ini terjadi saat korban sedang bermain di sekitar bantaran Sungai Maloso. Belum diketahui secara pasti penyebab korban bisa terperosok dan terseret arus, namun warga sekitar menduga korban terpeleset karena kondisi tebing sungai yang licin usai diguyur hujan.

Warga yang melihat kejadian sempat berusaha memberikan pertolongan, namun arus sungai yang deras membuat upaya tersebut gagal. Korban langsung hilang dari pandangan dan pencarian segera dilakukan oleh warga sekitar sebelum akhirnya tim SAR tiba di lokasi.

Pencarian Melibatkan Tim Gabungan dan Alat Apung

Basarnas Mamuju yang menerima laporan langsung mengerahkan tim rescue lengkap dengan peralatan apung dan alat komunikasi. Pencarian difokuskan di sepanjang aliran sungai yang diperkirakan menjadi jalur terbawa arusnya korban.

Selain Basarnas, personel TNI dan Polsek setempat juga turun ke lapangan untuk membantu proses pencarian. Relawan dari desa-desa sekitar pun ikut serta menyisir sungai dengan perahu karet dan peralatan tradisional.

Korban Ditemukan Satu Kilometer dari Lokasi Awal

Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita, atau beberapa jam setelah dinyatakan hilang. Lokasi penemuan berada sekitar satu kilometer ke arah hilir dari tempat korban pertama kali dilaporkan hanyut.

Tim SAR kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga yang sudah menunggu di lokasi pencarian langsung menerima kabar duka tersebut dengan penuh kesedihan.

Imbauan bagi Warga: Waspadai Arus Sungai Saat Musim Hujan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk selalu waspada saat musim hujan. Arus sungai yang deras dan tebing yang licin menjadi ancaman serius bagi anak-anak yang bermain di sekitar aliran sungai.

Pihak Basarnas mengimbau agar orang tua lebih ketat mengawasi anak-anak saat berada di dekat sungai, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah Polewali Mandar dan sekitarnya. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Bagikan
Sumber: koranmanado.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks