Pencarian

Sulbar Peringati Hardiknas 2026: Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus

Sabtu, 02 Mei 2026 • 09:37:51 WIB
Sulbar Peringati Hardiknas 2026: Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru Jadi Fokus
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memimpin upacara peringatan Hardiknas 2026 di Mamuju.

Sulawesi Barat — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Provinsi berlangsung Sabtu (2/5) dengan menghadirkan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka sebagai pemimpin acara. Acara yang dihadiri perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap pendidikan nasional.

Haris Iskandar, Widya Prada Ahli Utama dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, hadir mewakili pusat untuk menyaksikan rangkaian kegiatan peringatan di tingkat daerah.

Pidato Menteri Menekankan Peran Guru dan Digitalisasi

Gubernur Suhardi Duka membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang ditujukan kepada seluruh insan pendidikan Indonesia. Pidato tersebut menempatkan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia yang didasarkan pada ketulusan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap potensi setiap individu.

Filosofi ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang sistem among yang menekankan asah (pengasahan), asih (kasih sayang), dan asuh (pemeliharaan) sebagai fondasi pembentukan karakter generasi bangsa.

Program Digitalisasi Mencapai Ratusan Ribu Satuan Pendidikan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas untuk tahun ini. Strategi ini didukung melalui percepatan digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi infrastruktur satuan pendidikan.

Sepanjang tahun 2025, program pembangunan dan revitalisasi telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Sementara itu, penyediaan papan interaktif digital telah diterapkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan, menandakan akselerasi transformasi digital di sektor pendidikan.

Kesejahteraan Guru Ditingkatkan Melalui Berbagai Inisiatif

Pemerintah aktif mendorong peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui berbagai program strategis. Program tersebut mencakup bantuan pendidikan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik, serta pelatihan di bidang pembelajaran modern seperti coding dan kecerdasan artifisial.

Langkah ini bertujuan memastikan guru memiliki kapasitas untuk mengajar dengan metode yang relevan dengan kebutuhan era digital, sekaligus meningkatkan martabat dan kesejahteraan profesi guru di tingkat satuan pendidikan.

Penguatan Karakter dan Perluasan Akses Pendidikan

Selain fokus pada digitalisasi, pemerintah juga memprioritaskan penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Program literasi, numerasi, dan STEM terus diperkuat untuk mengasah kemampuan akademis siswa.

Perluasan akses pendidikan dilakukan melalui berbagai skema inovatif, mulai dari pembelajaran jarak jauh, sekolah terbuka, hingga layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Strategi ini memastikan semua anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.

Gubernur Duka Ajak Kolaborasi untuk Pendidikan Bermutu

Menutup peringatan, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi. "Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," ujarnya.

Pesan ini merefleksikan kesadaran bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan memerlukan dukungan sinergis dari masyarakat, dunia usaha, dan semua mitra pembangunan di tingkat lokal maupun nasional.

Bagikan
Sumber: kabardesa.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks