MAMUJU — Malam itu, Waterpark Hotel Maleo berubah menjadi ruang reuni penuh tawa dan nyanyian. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) duduk berdampingan dengan Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, sesekali mereka berbincang santai sambil mengenang masa-masa ketika Zudan masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulbar pada 2023 hingga 2024.
Bukan Sekadar Jamuan Formal
Acara bertajuk "Silaturahmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Bersama Kepala BKN Republik Indonesia" ini tidak hanya diisi dengan jamuan makan malam. Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir. Suasana semakin cair ketika sejumlah kepala OPD bergantian menyumbangkan lagu di atas panggung.
"Pak Prof Zudan ini, Pj Gubernur, datang kembali ke kampungnya sendiri. Tentu kita merasa bahagia dan kita ingin kembali mengenang bersama bawahan-bawahan yang dulu. Akhirnya kita menyanyi dan kita happy-happy malam ini," ujar Gubernur Suhardi Duka.
Obrolan Ringan hingga Masa Depan Sulbar
Saat ditanya soal topik pembicaraan selama jamuan, Suhardi Duka menjawab singkat. "Tentang masa depan Sulbar," katanya. Jawaban itu menegaskan bahwa di balik suasana santai, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi strategis antara pemerintah daerah dan pusat.
Zudan sendiri mengaku senang bisa kembali bertatap muka dengan para pejabat dan aparatur yang pernah bekerja bersamanya. Ia bahkan berseloroh ingin mengulang kebiasaan lama saat bertugas di Sulbar. "Kalau perlu nanti kita datang lagi main bola lagi," katanya disambut tawa para undangan.
Hubungan yang Tak Pernah Putus
Menurut Zudan, komunikasi antara dirinya dengan Gubernur Sulbar tetap terjaga hingga saat ini. "Dari dulu cair. Dari dulu cair, tidak ada masalah," pungkasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
"Terima kasih banyak atas undangannya. Kita mengenang masa-masa dua tahun yang lalu, setahun bersama-sama. Ini merupakan forum untuk membangun masa depan Sulbar seperti yang dikatakan Pak Gubernur dan Pak Sekda," ucap Zudan.
Kunjungan Kepala BKN RI ke Mamuju ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ikatan kekeluargaan antara mantan pemimpin dan daerah yang pernah dipimpinnya bisa terus terjaga, bahkan melampaui masa jabatan.