MAMUJU — Dua orang lanjut usia (lansia) menjadi korban dalam kecelakaan yang melibatkan mobil pikap dan sepeda motor di Jembatan Tamao, Tapalang, Mamuju. Peristiwa yang terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.30 WITA itu mengakibatkan kedua korban mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RS Bhayangkara Mamuju setelah mendapatkan pertolongan pertama.
Kedua korban diketahui merupakan warga Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar. Mereka adalah H. Mahmud A (63) yang mengendarai sepeda motor dan Hj. Murni (68) yang dibonceng.
Kronologi: Motor Diduga Oleng dan Hantam Pikap
Kapolsek Tapalang, IPDA Amiruddin, membenarkan terjadinya insiden tersebut. Menurut keterangannya, kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Grandmax Pick Up bernomor polisi DW 8031 CI yang dikemudikan oleh Gusti (26) melaju dari arah utara menuju ke selatan.
Sesampainya di Jembatan Tamao, dari arah berlawanan (selatan ke utara) melaju sepeda motor yang dikendarai oleh H. Mahmud A. "Diduga tak terkendali, sepeda motor tersebut keluar dari jalurnya dan langsung menghantam bagian pintu samping sebelah kanan mobil pikap," ujar IPDA Amiruddin.
Mobil pikap yang dikemudikan Gusti itu ditumpangi pula oleh seorang penumpang bernama Firdaus (33), warga Kabupaten Sinjai. Keduanya merupakan wiraswasta asal Sulawesi Selatan.
Kondisi Korban: Satu Alami Patah Tulang
Akibat tabrakan keras tersebut, H. Mahmud A (63) mengalami luka pada siku kanan, luka lecet di pergelangan tangan kanan, dagu, serta lutut kanan. Ia juga mengeluhkan sakit pada tulang rusuk sebelah kanan, namun dilaporkan dalam kondisi sadar.
Sementara itu, Hj. Murni (68) mengalami luka yang lebih parah. Ia menderita patah tulang pada lutut sebelah kanan, luka robek pada mulut, serta bengkak pada pipi sebelah kanan. Kondisi korban dilaporkan setengah sadar saat dievakuasi.
Kedua korban sempat dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tapalang untuk mendapatkan pertolongan pertama. "Kedua korban (pengendara motor dan boncengannya) saat ini dirujuk ke RS Bhayangkara Mamuju untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," pungkas Kapolsek Tapalang.