Pencarian

Peringatan Harganas ke-33 di Mamuju Tengah, Wabup Askary Tekankan Peran Ayah Cegah Kecanduan Gadget Anak

Senin, 29 Juni 2026 • 17:35:01 WIB
Peringatan Harganas ke-33 di Mamuju Tengah, Wabup Askary Tekankan Peran Ayah Cegah Kecanduan Gadget Anak
Wakil Bupati Askary memimpin upacara peringatan Harganas ke-33 di Mamuju Tengah.

MAMUJU TENGAH — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Kantor Bupati, Senin (29/6/2026). Wakil Bupati Askary bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan seragam dari pemerintah pusat.

Ayah Wajib Hadir: Bukan Sekadar Slogan

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir”. Bagi Askary, tema itu bukan sekadar ajakan seremonial. Kehadiran ayah secara fisik dan emosional dalam pengasuhan disebutnya memiliki peran strategis membentuk karakter anak, memberikan perlindungan, dan menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis.

Pendidikan penting dimulai dari lingkungan keluarga. Mulai dari kelahiran hingga remaja, Pemkab Mamuju Tengah selalu hadir untuk anak-anak kita,” ujar Askary dalam sambutannya.

Gadget dan Ancaman terhadap Moral Generasi Muda

Satu pesan yang ditekankan Wabup Askary di luar naskah sambutan pusat adalah soal pengawasan teknologi. Ia mengimbau para orang tua agar bijak mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak. Menurutnya, perkembangan digital yang pesat bisa berdampak negatif pada moral dan etika jika tidak dikontrol.

“Kami mengimbau agar orang tua bijak dalam mengawasi penggunaan gadget dan teknologi oleh anak-anak,” tambahnya.

Pemerintah pusat dan kabupaten, kata Askary, terus berupaya meningkatkan moral generasi muda melalui pengawasan terhadap pemanfaatan teknologi secara positif.

Harganas sebagai Momentum Fondasi Bangsa

Upacara dihadiri para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta sejumlah tamu undangan. Askary menegaskan bahwa peringatan Harganas ke-33 harus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat membangun keluarga yang tangguh, berkualitas, dan sejahtera.

“Keluarga yang tangguh adalah fondasi utama pembangunan bangsa,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: sulbarpedia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks