MAMUJU — Kanwil Kemenkum Sulbar mengirimkan satu pegawai untuk mengikuti uji kompetensi perpindahan jabatan fungsional. Kegiatan ini digelar secara hybrid, dengan peserta mengikuti proses dari ruang Zoom di kantor wilayah setempat.
Mengapa Uji Kompetensi Ini Penting?
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN adalah investasi jangka panjang. Menurutnya, pejabat fungsional perencana dan analis anggaran memegang peran krusial dalam memastikan perencanaan pembangunan dan pengelolaan anggaran kementerian berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.
“SDM yang kompeten akan menjadi kunci terciptanya perencanaan yang berkualitas, pengelolaan anggaran yang akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin optimal,” ujar Saefur Rochim.
Proses Seleksi: Dual-Camera Hingga Wawancara Moralitas
Pelaksanaan uji kompetensi diawali dengan bimbingan teknis yang dibuka oleh Asesor Ahli Utama BPSDM Hukum, Ibnu Choldun. Ia menekankan bahwa setiap perencanaan yang disusun harus berdampak nyata pada kualitas pelayanan publik.
Seleksi dilakukan secara daring dengan sistem pengawasan berlapis. Peserta ditempatkan di breakout room berdasarkan rumpun jabatan, dan diawasi melalui metode dual-camera monitoring untuk menjaga integritas penilaian.
Rangkaian ujian mencakup penilaian kompetensi manajerial, sosial kultural, dan sesi wawancara. Tahap wawancara digunakan untuk mendalami aspek integritas, komitmen, moralitas, serta karakter peserta yang tidak bisa diukur melalui ujian berbasis komputer.
Dukungan Infrastruktur dan Target Organisasi
Seluruh tahapan ujian di Kanwil Kemenkum Sulbar berlangsung lancar. Dukungan jaringan internet dan perangkat pendukung yang memadai memungkinkan proses seleksi berjalan sesuai jadwal tanpa kendala teknis berarti.
Saefur Rochim menambahkan, uji kompetensi ini menjadi sarana peningkatan kapasitas dan profesionalisme aparatur. Keikutsertaan Kanwil Kemenkum Sulbar merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.