SULAWESI BARAT — Laga di Dallas ini menyimpan drama tersendiri. Portugal melaju setelah menyingkirkan Kroasia 2-1 dalam pertandingan sarat VAR dengan empat gol dianulir. Sebaliknya, Spanyol datang penuh percaya diri usai menghancurkan Austria lewat penguasaan bola khas era keemasan mereka.
Perubahan Taktik Portugal: Joao Felix Starter, Leao ke Bangku Cadangan
Pelatih Roberto Martinez melakukan satu perubahan di lini depan. Joao Felix diturunkan sebagai starter menggantikan Rafael Leao yang harus puas memulai laga dari bangku cadangan. Formasi 4-3-3 tetap dipertahankan dengan Ronaldo sebagai ujung tombak.
Di sisi lain, Spanyol tidak melakukan banyak perubahan. Mikel Oyarzabal, yang tengah dalam performa apik, tetap menjadi andalan di lini serang. Ia menjadi sorotan setelah dua pertandingan terakhir menunjukkan permainan kelas dunia, termasuk mencetak gol krusial melawan Austria.
Rekor Pertemuan: Spanyol Dominan, Tapi Portugal Punya Kenangan Manis
Secara historis, Spanyol mendominasi rivalitas ini dengan 17 kemenangan berbanding 6 milik Portugal. Namun, jika melihat pertemuan kompetitif terkini, Portugal unggul. Mereka mengalahkan Spanyol di final Nations League 2025 melalui adu penalti setelah dua kali tertinggal dan bangkit.
Pertemuan pertama kedua tim di ajang kompetitif terjadi pada 1934, saat Spanyol menang telak 9-0. Namun, hasil itu sudah tidak relevan. Yang lebih penting adalah bentuk permainan terkini: Spanyol tampil progresif, sementara Portugal masih mencari ritme terbaiknya.
Faktor Ronaldo: Pahlawan atau Penghambat?
Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, menjadi topik hangat jelang laga. Ia telah memutus catatan 10 pertandingan tanpa gol internasional dan mencetak tiga gol sejauh ini. Namun, sebagian pengamat menilai pergerakannya yang cenderung statis justru membatasi ruang gerak pemain sayap seperti Pedro Neto dan Joao Felix.
“Dia tetap mencetak gol-gol penting. Tapi apakah itu cukup untuk mengimbangi permainan kolektif Spanyol? Itu pertanyaan besar,” tulis jurnalis Scott dalam laporan langsungnya. Apapun hasilnya, ini bisa menjadi pertandingan terakhir Ronaldo di Piala Dunia.
Prediksi: Spanyol Lebih Diunggulkan, Tapi Portugal Punya Mental Juara
Melihat performa di fase grup, Spanyol jelas lebih meyakinkan. Mereka hanya bermain imbang melawan Cape Verde di laga pertama, lalu tampil dominan atas Austria. Portugal, sebaliknya, tampil pincang: ditahan Republik Demokratik Kongo dan Kolombia, sebelum menang meyakinkan atas Uzbekistan dan Kroasia.
Duel ini menjanjikan tensi tinggi. Spanyol di atas kertas lebih unggul, tetapi Portugal punya pengalaman menang di laga besar dan motivasi ekstra untuk sang legenda. Kick-off di Dallas pukul 14.00 waktu setempat atau pukul 02.00 WIB.