MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan Manakarra Fair 2026 kembali menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Tahun lalu, event ini mencatatkan omzet sekitar Rp4 miliar dan meraih peringkat pertama dalam penilaian Karisma Event Nusantara (KEN), program unggulan Kementerian Pariwisata.
Masuk 157 Event Terbaik Nasional
Sekretaris Daerah Pemprov Sulbar, Junda Maulana, mengungkapkan bahwa Manakarra Fair tahun ini kembali lolos kurasi ketat KEN. Dari lebih dari 500 event yang mendaftar, hanya sekitar 157 yang terpilih. Tiga event asal Sulbar yang berhasil masuk adalah Manakarra Fair, Sandeq Silumba, dan Mandar Kultur.
“Alhamdulillah Manakarra Fair ini masuk pada Karisma Event Nasional, Karisma Event Nusantara. Ini tidak gampang masuk,” ujar Junda dalam sambutannya, Jumat (10/7/2026) malam.
Omzet Rp4 Miliar dan Sektor Kuliner Jadi Andalan
Tahun ini, Manakarra Fair mengusung tema kuliner daerah. Junda menekankan bahwa sektor akomodasi serta makan dan minum berkontribusi sekitar 35 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Sulbar pada 2026. “Semakin banyak event, semakin banyak orang datang, tentu akan semakin banyak pembelian makan-minum dan penggunaan akomodasi,” jelasnya.
Dengan omzet tahun lalu yang mencapai Rp4 miliar, Pemprov optimistis angka tersebut bisa terulang. “Dampak ekonominya cukup besar. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa memiliki omzet yang besar agar semakin mendorong perekonomian masyarakat,” tambah Junda.
Target Pertahankan Juara di 2027
Setelah meraih juara pertama KEN tahun lalu, Pemprov Sulbar berharap posisi tersebut bisa dipertahankan pada penilaian tahun ini. Junda menutup sambutannya dengan harapan agar Manakarra Fair 2026 sukses dan kembali masuk dalam daftar KEN untuk tahun 2027.
“Kita berharap kegiatan ini sukses dan bisa bertahan masuk pada Karisma Event Nasional untuk tahun 2027,” pungkasnya.