Pencarian

Reliable Robotics Tambah Pendanaan Seri D USD 115 Juta, Valuasi Tembus USD 1 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 • 20:19:01 WIB
Reliable Robotics Tambah Pendanaan Seri D USD 115 Juta, Valuasi Tembus USD 1 Miliar
Reliable Robotics menambah pendanaan Seri D USD 115 juta sehingga total putaran menjadi USD 275 juta.

SULAWESI BARAT — Reliable Robotics menambah pendanaan Seri D sebesar USD 115 juta yang terdiri dari ekuitas dan utang, mendorong valuasi startup penerbangan otonom asal Mountain View, California, itu melewati USD 1 miliar. Putaran yang dipimpin Nimble Partners ini menambah total Seri D menjadi USD 275 juta, dengan dana difokuskan untuk mengejar sertifikasi sistem penerbangan otonom dari Federal Aviation Administration (FAA).

Pendanaan anyar Reliable Robotics terdiri atas USD 90 juta ekuitas yang dipimpin Nimble Partners dan USD 25 juta utang dari Silicon Valley Bank. Selain Nimble, sejumlah investor lain turut bergabung, termasuk Gideon Strategic Partners, RockCreek, Geek Ventures, Gold Hill Capital, dan Sparkwave Capital. Total dana yang telah dihimpun perusahaan sejak berdiri kini mencapai USD 380 juta.

Reliable Robotics sudah hampir satu dekade mengembangkan teknologi penerbangan otonom yang bisa dipasang pada pesawat yang sudah beroperasi, bukan merancang pesawat baru dari nol. Pendekatan ini menjadi pembeda utama perusahaan di pasar aviasi otonom yang padat modal dan ketat regulasi.

Siapa di Balik Reliable Robotics

Perusahaan dipimpin CEO dan co-founder Robert Rose, mantan direktur perangkat lunak penerbangan di SpaceX yang juga pernah bekerja di Tesla dan Google. Co-founder sekaligus CTO Juerg Frefel juga veteran SpaceX dengan pengalaman hampir sepuluh tahun sebagai insinyur.

Latar belakang keduanya di industri antariksa dan kendaraan otonom menjadi modal teknis sekaligus sinyal bagi investor bahwa tim ini paham betul proses sertifikasi di sektor yang sangat diatur.

Empat Jalur Sertifikasi FAA yang Dikejar

Reliable Robotics mengejar sertifikasi FAA lewat empat jalur yang semuanya bermuara pada penerbangan otonom. Produk pertama mereka, continuous autopilot engagement, menangani penyalaan mesin, taxi, lepas landas, dan pendaratan, sementara pilot tetap berada di dalam pesawat dan berinteraksi lewat layar sentuh. Rose memperkirakan sertifikasi sistem pertama ini keluar dalam 18 hingga 24 bulan.

Jalur kedua, yang menurut Rose masih berjarak minimal tiga tahun, memindahkan pilot dari kokpit ke stasiun kendali di darat. Jalur ketiga adalah radar penghindar tabrakan yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan setelah gagal menggaet pemasok lama untuk mengerjakannya.

Radar solid-state Reliable tidak memiliki komponen bergerak, berbeda dari radar konvensional yang mengandalkan antena berputar untuk memindai ruang udara. Menurut Rose, radar ini memindai lebih jauh dengan resolusi jauh lebih tinggi, lebih mudah dirawat, dan lebih murah. Perusahaan menargetkan sertifikasi radar tersebut rampung pada akhir 2027.

Reliable Airlines dan Armada Cessna Caravan

Jalur keempat adalah sertifikasi maskapai bernama Reliable Airlines, yang akan menjadi maskapai pertama bersertifikat untuk mengoperasikan teknologi penerbangan otonom. Maskapai ini berbasis di Albuquerque dan mengoperasikan enam pesawat Cessna Caravan untuk mengangkut kargo enam hari dalam sepekan.

FAA memang menyertifikasi peralatan, tetapi otoritas itu juga harus menyertifikasi operasi maskapai di bawah rangkaian regulasi terpisah. Inilah yang membuat prosesnya berlapis dan memakan waktu.

Pandangan Investor soal Peluang Pasar

Pendiri Nimble Partners, John Burbank, menilai manfaat teknologi Reliable akan luas dan signifikan. Menurutnya, perusahaan membangun sistem yang bisa diadopsi oleh beragam jenis pesawat, bukan sekadar satu model.

"It's a much bigger effort and much bigger opportunity than to just build one plane," kata Burbank, seraya menambahkan bahwa Reliable sudah melihat kebutuhan ini sebagai hal esensial sejak sembilan tahun lalu.

Burbank meyakini begitu sertifikasi pertama keluar, industri aviasi akan mengikuti jalur yang sama seperti yang kini terjadi pada kendaraan otonom di sektor otomotif.

Bagi ekosistem startup, langkah Reliable Robotics menunjukkan bahwa pendanaan besar di sektor deep tech tetap mengalir selama ada jalur regulasi yang jelas dan tim dengan rekam jejak teknis mumpuni. Proses sertifikasi FAA yang panjang justru menjadi moat bagi pemain yang berhasil melewatinya lebih dulu.

Follow halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks