SULAWESI BARAT — Patung fiberglass seberat beberapa ton itu selama bertahun-tahun menjadi ikon unik di desa terpencil di Assam. Namun, struktur raksasa yang dibuat oleh seniman lokal itu mulai menunjukkan tanda-tanda kerapuhan dan berpotensi roboh.
Dibangun Tanpa Izin, Akhirnya Dibongkar Paksa
Pemerintah setempat menyatakan patung tersebut dibangun tanpa izin resmi di lahan milik negara. Setelah melalui serangkaian inspeksi, tim teknis memutuskan pembongkaran adalah satu-satunya opsi untuk mencegah kecelakaan.
"Strukturnya sudah tidak aman. Angin kencang dan hujan bisa membuatnya runtuh kapan saja," ujar seorang pejabat Distrik Dhemaji kepada media lokal, pekan lalu. Proses pembongkaran melibatkan alat berat dan berlangsung selama dua hari.
Patung Messi di India: Antara Ikon dan Kontroversi
Patung ini pertama kali menjadi viral di media sosial pada 2021. Lokasinya yang berada di puncak bukit dengan latar belakang pegunungan hijau membuatnya tampak megah. Banyak warga setempat yang bangga karena desa mereka memiliki patung pemain sepak bola terbesar di dunia.
Namun, sejak awal konstruksinya menuai kritik. Selain soal perizinan, para ahli konstruksi meragukan daya tahan patung terhadap cuaca ekstrem di Assam yang sering dilanda banjir dan angin kencang. Kekhawatiran itu terbukti ketika beberapa bagian patung mulai retak tahun lalu.
Nasib Patung dan Rencana ke Depan
Setelah dibongkar, bagian-bagian patung Messi kini disimpan di gudang milik pemerintah daerah. Belum ada keputusan apakah patung akan diperbaiki dan dipasang kembali di lokasi yang lebih aman, atau dibiarkan begitu saja.
Pembongkaran ini terjadi menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Messi sendiri, yang kini membela Inter Miami, dipastikan akan menjadi salah satu bintang utama di turnamen tersebut, meski usianya sudah menginjak 38 tahun.
Bagi warga Assam, hilangnya patung Messi dari puncak bukit bukan sekadar kehilangan objek wisata. "Dia adalah alasan kami menonton sepak bola. Setiap hari saya melihat patung itu dari sawah," ujar seorang petani setempat.