SULAWESI BARAT — Keputusan Carlo Ancelotti terus mencadangkan Endrick di Timnas Brasil memicu kritik dan meme di media sosial. Pelatih asal Italia itu dinilai enggan memberi kepercayaan penuh kepada pemain yang pernah ia tangani di Real Madrid, meskipun performa sang pemain sedang on fire.
Endrick masuk skuad Brasil untuk Kualifikasi Piala Dunia Maret lalu setelah performa apik bersama Lyon. Selama masa peminjaman di Ligue 1, ia mencatat delapan gol dan delapan assist dalam 21 pertandingan, membantu Les Gones kembali ke Liga Champions.
Dampak Instan dari Bangku Cadangan
Dalam 14 menit pertamanya bersama Brasil saat melawan Kroasia, Endrick langsung berkontribusi besar. Ia memenangkan penalti untuk Igor Thiago dan memberikan assist untuk Gabriel Martinelli. Namun, momen itu tak mengubah posisinya di mata Ancelotti.
Endrick tetap dicadangkan saat Brasil menghadapi Panama dan Mesir di laga uji coba, serta saat melawan Maroko di laga perdana Piala Dunia. Suporter Brasil berulang kali meneriakkan namanya. Terbukti tepat saat ia mencetak gol di babak kedua melawan Mesir.
Pujian Setengah Hati Ancelotti
Ancelotti memang menyebut Endrick sebagai "bakat luar biasa", tetapi selalu menutup perdebatan soal peran starter. "Saya merasa Endrick paling berdampak jika masuk dari bangku cadangan," ujar Ancelotti saat ditanya soal keputusannya.
Teori ini masuk akal secara taktis, mengingat Ancelotti dikenal piawai memaksimalkan kekuatan pemain dalam sistemnya. Namun, publik Brasil mulai tak sabar. Mereka ingin tahu apakah sang pelatih akan memberi kesempatan penuh atau terus menjadikan Endrick sekadar supersub.
Meme dan Tekanan yang Terus Menguat
Di media sosial Brasil, Ancelotti dan Endrick kerap digambarkan sebagai dua kutub berlawanan dalam sketsa komedi. Meme-meme itu menyoroti ekspresi datar Ancelotti di bangku cadangan sementara Endrick gelisah menanti panggilan.
Selama Endrick belum pernah diberi kesempatan starter, perdebatan ini—dan meme-memenya—dipastikan akan terus berlanjut. Tekanan pada Ancelotti semakin besar, terutama jika hasil Brasil di Piala Dunia mulai goyah.