MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima laporan langsung dari seluruh perangkat daerah dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Rapat Oval Kantor Gubernur, Kamis (2/7/2026). Agenda ini merupakan tindak lanjut dari masa tugas gubernur di luar daerah yang berlangsung selama 20 hari.
Roda Pemerintahan Tak Terganggu
Dalam rapat tersebut, Suhardi menegaskan bahwa tidak ada satu pun program yang terbengkalai atau tertinggal selama dirinya tidak berada di Mamuju. Ia mengapresiasi kinerja jajarannya yang dinilai mampu menjaga ritme kerja pemerintahan sesuai target.
"Hari ini saya rapat untuk mendapatkan laporan dan evaluasi. Alhamdulillah walaupun saya tidak ada tapi berjalan semua dengan baik. Tidak ada yang ditinggalkan, tidak ada yang terbengkalai, semua sesuai dengan target dan rencana pencapaian," ujar Suhardi.
Peran Sekda dan Jajaran OPD
Gubernur menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran Sekretaris Daerah (Sekda) dan seluruh pimpinan OPD yang menjalankan tugas secara profesional. Ia menyebut koordinasi antarperangkat daerah berjalan efektif meskipun dirinya harus menjalani sejumlah agenda serta penanganan gangguan kesehatan di Jakarta.
"Jadi saya pikir tidak ada masalah walaupun saya tidak ada, ada Pak Sekda. Ada semua teman-teman di sini," tambahnya.
Evaluasi Capaian Program Prioritas
Rapat tersebut juga menjadi forum untuk mengevaluasi capaian program prioritas yang telah dijalankan selama tiga pekan terakhir. Seluruh OPD diinstruksikan untuk menyampaikan laporan secara transparan, termasuk kendala yang dihadapi di lapangan.
Dari hasil evaluasi, Suhardi menyatakan bahwa secara umum seluruh agenda pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya. Ia optimistis target kinerja akhir tahun tetap dapat tercapai.
Komitmen Kepemimpinan Berbasis Sistem
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Suhardi Duka dalam membangun sistem pemerintahan yang tidak bergantung pada satu figur. Dengan delegasi wewenang yang jelas kepada Sekda dan kepala OPD, roda birokrasi di Sulawesi Barat diharapkan tetap berjalan meskipun gubernur harus bertugas di luar daerah.
Ke depan, pola evaluasi berkala seperti ini rencananya akan terus dilakukan untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas program pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Barat.